Target : Baca Dulu, Baru Nonton

“Yes…!!”,teriak saya dalam hati..akhirnya dapat juga menyelesaikan bacaan berupa novel dengan 405 halaman. novel apa yang saya baca??Novel lama sebenernya, tapi filmnya baru diputer awal maret ini. Dan sampai sekarang masih dalam list film yang masih ditayangkan di bioskop. Jadi novel apa yang saya baca…??Nah novel ini bercerita tentang 6 sahabat yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia yang berjuang menuntut ilmu untuk mencapai cita-citanya dalam sebuah pondok islam (baca:pesantren) yang ada di jawa timur. Trs judul novelnya apa??….Negeri 5 Menara kayra kang A. Fuadi.

Novel yang saya beli seminggu lalu ini telah rampung saya baca hari ini. Awalnya saya tak yakin bisa menyelesaikan novel ini dlam waktu seminggu, melihat tugas yang menjadi tanggung jawab saya begitu banyak. belum lagi masih ada buku yang saya baca, dan itu  belum selesai saya baca. Dan saya berniat membaca novel ini setelah buku yang saya baca itu selesai.

Setelah 2 hari membeli, saya mulai membacanya karena bacaan yang sebelumnya telah selesai saya baca. tinggal praktiknya saja #meski praktiknya belum selesai sampai sekarang#. Saya mulai baca dari halaman per halaman, mencoba memahami cerita tersebut, nahan kantuk saat membaca, mencoba berkonsentrasi, dan kadang sesekali mencuri waktu buat baca ketika ada kegiatan. Meskipun banyaknya kegiatan yang membuat pulang malam, saya harus segera menyelesaikan novel ini. Kenapa harus segera selesai??Ya, karena hari ini saya diajak untuk nonton filmnya. Padahal rencana dari yang ngajak #Galuh# itu hari kamis. Berhubung jadwal saya penuh hari itu, akhirnya diundur hari Jumat ini.

Tekad saya untuk menyelesaikan bacaan ini terlihat malam tadi. Hari sebelumnya saya masih dapet 200 halaman. dan pada hari kamisnya saya memulai dari halaman 200an. Sempat berpikir, apakah saya bisa menyelesaikannya?? melihat jadwal saya itu penuh sampai malam dan tugas-tugas masih belum selesai. Sedikit-sedikit mulai membaca lagi disela-sela kegiatan demi meringankan beban meski beberapa lembar. Mulai dari ashar sampai malam sekitar pukul 23 saya tak sempat mencuri waktu buat membaca. Dan masih saja halaman yang telah dibaca masih lingkup 200.an. Bisa apa tidak ya menyelesaikan semua sebelum nonton jumat malamnya??

Lewat jam 23 saya diminta buat maen ke tempat teman, ya sekedar kumpul rame-rame. Undangan saya ikuti, dan tak lupa saya membawa sebuah tas kecil berisi novel tersebut. Sampai disana ada 3 teman yang telah berkumpul. Saya langsung menempatkan diri kemudian mengambil novelnya dan membacanya. baru dapat beberapa halaman, cobaan datang lagi. Apa cobaannya..??Di ajak angkongan (permainan menggunakan bridge). Baik saya trima lagi ajakannya. Saya terus membaca sambil memainkan kartu tersebut. Memang tekad menyelesaikan novel ini didukung oleh nasib yang menyebabkan saya jarang kalah dan sering selesai duluan maennya.

Jam terus berputar, saya terus menikmati bacaan sambil memainkan kartu. Halaman demi halaman saya dapatkan, tak terasa saya telah melewati 350an halaman saat jam menunjukkan pukul 3 lebih. Mata saya terasa pedes dan menutup novel tersebut. Semakin yakin bawa saya bisa menyelesaikannya sebelum nonton sore harinya.

Setelah pulang dan bangun tidur, saya baru ingat bahwa novelnya tertinggal. Mulai dari halaman 350an, saya pikir itu pasti bisa menyelesaikan. Pukul 11 saya mencoba mengambil novel tersebut, mulai membacanya kembali. Sudah dapat 20an halaman, saya berhenti dulu untuk sholat jumat. setelah solat jumat, saya melanjutkan lagi bacanya. Dan pada akhirnya saya dapat menyelesaikan semua cerita dari novel tersebut. Target tercapai, membaca sebelum menonton.

Nah, mungkin sedikit cerita yang tadi ada hal yang bisa diambil. Target yang jelas, target saya menyelesaikan bacaan novelnya sebelum menonoton. Bisa dibaca lagi dalam cerita, kamis pukul 23 saya masih dalam 200an halaman dari 405 halaman. Dengan tekad dapat capai target, saya berusaha membaca meski sambi dengan kegiatan lain sampai pukul 3 pagi. Mungkin jika saya tak punya target pasti tak akan membacanya, karena kecapekan gara-gara seharian beraktivitas. Tapi, inilah kekuatan target, inilah kekuatan tujuan…..

 

 

 

, ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: