Analisis Pidato Muhammad Yamin pada Perumusan Pancasila

A. BIOGRAFI

Muhammad Yamin dilahirkan pada tanggal 23 Agustus 1903di Sawahlunto, Sumatera Barat. Di zaman penjajahan, M. Yamin termasuk segelintir orang yang beruntung karena dapat menikmati pendidikan menengah dan tinggi.Sebelum tamat dari pendidikan tinggi, M. Yamin telah aktif berkecimpung dalam perjuangan kemerdekaan. Beliau merupakan pahlawan nasional Indonesia.

B. GAGASAN

Konsep-konsep yang diusulkan oleh M.Yamin dalam perumusan Pancasila tanggal 29 Mei 1945 yaitu :

I.Peri Kebangsaan

II.Peri Kemanusiaan

III.Peri Ketuhanan

IV.Peri Kerakyatan

V.Kesejahteraan Rakyat

Dari konsep-konsep yang telah disebutkan tadi dapat dijabarkan sebagai berikut :

I.Peri Kebangsaan

Disini M.Yamin berpendapat bahwa rakyat Indonesia sekarang tidak dapat diikat dengan dasar dan bentuk negara terdahulu. Masyarakat Indonesia sekarang telah memiliki pola pikir yang berbeda karena kemajuan peradaban yang terjadi pada aspek-aspek kehidupan di dunia termasuk di Indonesia. Pada zaman dulu menggunakan pola kedatuan dan saat ini pola itu sudah tidak sesuai dengan keadaan masyarakat Indonesia.

Negara Indonesia harus dibentuk atas dasar kebangsaan dan Ketuhanan. Kebangsaan disini diartikan bahwa M. Yamin berkeyakinan jika kebangsaan itu dibentuk atas dasar ketuhanan, bangsa itu akan berperadaban luhur.

Pinjaman,salinan, tiruan, dan turut-turutan dari peradaban, iuran hanyalah boleh sebagai cermin saja. Dalam hal ini kita boleh melihat peradaban negara lain tetapi bukan berarti semuanya kita gunakan melainkan hanya sebagai cerminan atau pembanding agar masyarakat Indonesia memiliki jati diri.

II.Peri Kemanusiaan

Peri kemanusiaan bersifat Universal berisi Humanisme dan Internasionalisme bagi segala bangsa. Ini berarti dalam hal hubungan ke luar diharapkan dapat memberi kesempatan luas kepada negara Indonesia untuk mengatur hubungannya dengan negara lain. Negara Indonesia diharapkan melindungi segenap bangsa Indonesia atas hak-hak yang dimiliki.

III.Peri Ketuhanan

Bangsa peradaban luhur berketuhanan Yang Maha Esa. Selain M.Yamin berpendapat bahwa rakyat Indonesia harus berketuhanan Yang Maha Esa, diharapkan bangsa Indonesia memiliki agama sebagai pedoman hidup.

IV.Peri Kerakyatan

Terbagi menjadi permusyawaratan, perwakilan, dan kebijaksanaan. Segala urusan yang menyangkut masyarakat luas diharapkan dimusyawarahkan untuk mencapai mufakat. Dalam pencapaian mufakat setiap daerah harus memiliki wakilnya, sehingga saran dapat tersampaikan melalui wakil tersebut untuk kesepakatan bersama dalam memajukan Indonesia. Kebijaksanaan yang dikeluarkan negara harus sesuai dengan kenyataan atau dengan pikiran masyarakat Indonesia yang telah berkembang.

V.Kesejahteraan Rakyat

Kesejahteraan rakyat merupakan tujuan akhir yang harus dicapai. Diharapkan negara tidak memberikan ruang lingkup yang sempit terhadap kebebasan masyarakat untuk mencapai kesejahteraannya.

C. PENDAPAT

Menurut kami, pendapat Muhammad Yamin dalam perumusan dasar-dasar Pancasila lebih condong kepada salah satu agama. Hal ini sebenarnya baik untuk menyadarkan masyarakat Indonesia akan adanya Tuhan. Namun, sebagaimana kita ketahui bahwasanya Indonesia terdiri dari masyarakat yang multiagama dimana terdapat berbagai agama yang dianut masyarakat. Dengan kecondongan M. Yamin terhadap salah satu agama menjadikan kecemburuan sosial terhadap agama lain.

Selain itu, M. Yamin menginginkan Indonesia yang tidak mencontoh peradaban yang terdahulu dan menginginkan Negara Indonesia menjadi Negara Kesatuan atas faham unitarisme. Hal ini diyakinkan dapat membentuk Negara Indonesia yang kuat dan bertahan lama.

Anggapan M. Yamin akan pemikiran bahwa Negara Indonesia hanya boleh bercermin pada peradaban negara lain, itu merupakan hal yang besar. Karena jika suatu negara yang baru berkembang mengikuti negara maju, maka negara berkembang tersebut tidak akan maju, melainkan akan semakin tertinggal dalam perkembangannya.

D. REALISASI

I.Peri Kebangsaan

Dalam sisi perekonomian saat ini Indonesia lebih condong kepada sistem Liberalisme. Sebagai contoh yang nyata diterapkanya sistem pasar bebas. Hal ini membuktikan kita belum mampu memiliki peradaban sendiri.

II.Peri Kemanusiaan

Manusia sudah dtempatkan hakikatnya sebagai makhluk Tuhan. Sehingga manusia harus saling menghargai antar manusia yang lain. Masyarakat Indonesia telah membuktikan hal tersebut. Ditandai dengan kehidupan yang aman dan tentram pada wilayahnya masing-masing.

Masyarakat saat ini juga bersifat Universal dalam artian menolak rasialisme. Rasialisme tidak dikenal oleh masyarakat Indonesia, karena semua beranggapan bahwa bangsa Indonesia itu satu. Di buktikan telah jarang pertikaian yang terjadi karena perbedaan ras.

III.Peri Ketuhanan

Negara sudah mewajibkan semua rakyat memiliki agama, hanya saja masyarakat masih ada yang tidak memiliki agama bahkan tidak mengerti agama itu apa. Di Indonesia terdapat 5 agama yang diakui dan dianut oleh rakyat Indonesia, agama tersebut antara lain Islam, Hindu, Budha, Kristen, danKatolik. Agama yang di luar agama tersebut dianggap menyimpang dan sesat. Padahal disebutkan dalam UUD 1945 pasal 29 ayat 2 bahwa Negara menjamin kemerdakaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing- masing dan untuk baribadah menurut agamnya dan kepercayaannya itu.

IV.Peri Kerakyatan

Demokrasi telah terealisasi walaupun belum maksimal dalam prakteknya. Contoh dalam penyelenggaraan pemilu masih banyak ditemukan kecurangan, hal ini sama dengan merusak demokrasi yang sedang dijalankan.

Memiliki badan-badan Perwakilan Rakyat antara lain DPR yang dipilih secara langsung oleh rakyat dengan tujuan dapat menyampaikan aspirasi rakyat yang memilihnya. Namun realitanya masih ada anggota DPR yang lebih mementingkan kepentingan individu dari pada kepentingan rakyat.

V.Kesejahteraan Rakyat

Belum semua rakyat Indonesia sejahtera. Masih banyak rakyat Indonesia yang belum memiliki pekerjaan serta masih rendahnya kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pendidikan dan kesehatan.

About these ads

, , ,

  1. #1 by farel fransisco goliat on 26/07/2013 - 18:03

    Thanks. ini sangat berguna

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: